HALL HEROULT PROCESS PDF

Postingan kali ini merupakan lanjutan dari proses bayer. Setelah diperoleh Al2O3 murni, maka proses selanjutnya adalah elektrolisis leburan Al2O3. Anode dan katodenya terbuat dari grafit. Bagian bawah pot dilapisi dengan karbon, yang bertindak sebagai suatu elektroda konduktor arus listrik dari sistem.

Author:Dujind Bajinn
Country:Armenia
Language:English (Spanish)
Genre:Marketing
Published (Last):15 November 2016
Pages:20
PDF File Size:15.12 Mb
ePub File Size:15.44 Mb
ISBN:202-3-33699-161-9
Downloads:35461
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tokazahn



Postingan kali ini merupakan lanjutan dari proses bayer. Setelah diperoleh Al2O3 murni, maka proses selanjutnya adalah elektrolisis leburan Al2O3. Anode dan katodenya terbuat dari grafit. Bagian bawah pot dilapisi dengan karbon, yang bertindak sebagai suatu elektroda konduktor arus listrik dari sistem. Secara umum pada proses ini, leburan alumina dielektrolisis, dimana lelehan tersebut dicampur dengan lelehan elektrolit kriolit dan CaF2 di dalam pot dimana pada pot tersebut terikat serangkaian batang karbon dibagian atas pot sebagai katoda.

Karbon anoda berada dibagian bawah pot sebagai lapisan pot, dengan aliran arus kuat V antara anoda dan katodanya proses elektrolisis terjadi. Tetapi, arus listrik dapat diperbesar sesuai keperluan, seperti dalam keperluan industri. Alumina mengalami pemutusan ikatan akibat elektrolisis, lelehan aluminium akan menuju kebawah pot, yang secara berkala akan ditampung menuju cetakan berbentuk silinder atau lempengan.

Masing — masing pot dapat menghasilkan Secara umum, 4 ton bauksit akan menghasilkan 2 ton alumina, yang nantinya akan menghasilkan 1 ton alumunium. Tahapan proses Hall-Heroult adalah sebagai berikut: 1.

Sebuah arus searah volt dan Reaksi yang dihasilkan akan memecah ikatan antara aluminium dan atom oksigen dalam molekul alumina. Oksigen yang dilepaskan tertarik ke batang karbon, di mana ia membentuk karbon dioksida. Atom-atom aluminium dibebaskan dan mengendap di bagian bawah pot sebagai logam cair. Proses peleburan dilanjutkan, dengan penambahan alumina pada larutan kriolit untuk menggantikan senyawa yang terdekomposisi.

Arus listrik konstan tetap dialirkan. Panas yang berasal dari aliran listrik menjaga agar isi pot tetap berada pada keadaan cair. Lelehan aluminium murni terkumpul dibawah pot. Lelehan yang sudah terkumpul ini dipindahkan ke tungku penyimpanan dan kemudian dituangkan ke dalam cetakan sebagai batangan atau lempengan. Ketika logam diisi ke dalam cetakan, bagian luar cetakan didinginkan dengan air, yang menyebabkan aliminium menjadi padat.

Logam murni yang padat dapat dibentuk dengan penggergajian sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu Aluminium dapat didistribusikan dan digunakan untuk berbagai keperluan.

TEXTBOOK OF BIOTECHNOLOGY BY R.C.DUBEY PDF

Extraction of Aluminium

Besides having a relatively low melting point, cryolite is used as an electrolyte because, among other things, it also dissolves alumina well, conducts electricity, dissociates electrolytically at higher voltage than alumina, and also has a lower density than aluminum at the temperatures required by the electrolysis. The density of liquid aluminum is 2. The density of the electrolyte should be less than 2. In addition to AlF3, other additives like lithium fluoride may be added to alter different properties melting point, density, conductivity etc. This causes liquid aluminium metal to be deposited at the cathode , while the oxygen from the alumina combines with carbon from the anode to produce mostly carbon dioxide. Temperature within the cell is maintained via electrical resistance. Oxidation of the carbon anode increases the electrical efficiency at a cost of consuming the carbon electrodes and producing carbon dioxide.

BRUNO SCHULZ WIOSNA PDF

Proses Hall-Héroult

Process basics The aluminum is produced extracting it from the aluminum oxide Al2O3 , called also alumina, through an electrolysis process driven by electrical current. The process uses as electrolyte a molten salts called Cryolite Na3AlF6 capable of dissolve the alumina. Carbon anodes are immersed into the electrolyte usually referred as the "bath" carrying electrical current which then flows into the molten cryolite containing dissolved alumina. As a result, the chemical bond between aluminum and oxygen in the alumina is broken, the aluminum is deposited in the bottom of the cell, where a molten aluminum deposit is found, while the oxygen reacts with the carbon of the anodes producing carbon dioxide CO2 bubbles. The alumina reduction process is described by the following reaction: Once passed through the bath, the electrical current flows into the molten aluminum deposit and is then collected by the bottom of the pot, usually called "cathode". The following is a schematic picture of an aluminum electrolysis cell:.

BALANCEO POR REDOX EJERCICIOS RESUELTOS PDF

Hall-Héroult process

.

Related Articles