DZIKRUL GHOFILIN PDF

Dzikrul Ghofilin adalah rangkaian wirid yang intinya membaca surat Al-Fatihah seratus kali, tawassul bil auliya wash sholihin, Ayatul Kursiy,Asmaul Husna, istighfar, sholawat, dan tahlil, yang disusun oleh tiga serangkai: Gus Miek, KH. Hamid Pasuruan, dan KH. Ahmad Shiddiq Jember. Seluruh wirid yang terangkai dalam Dzikrul Ghofilin, komposisi dan cara pengamalannya berlandaskan dalil-dalil yang resmi dan shohih dari Al-Quran, sunnah dan ajaran-ajaran para masyayikh yang bersambung sanadnya sampai Rosulullah saw. Untuk pengembangan aplikasi Dsikrul ghofilin, jika ada kirik maupun saran silahkan kirimkan melalui email kami di ; fiisakatastudio gmail.

Author:Grozshura Yorisar
Country:Lebanon
Language:English (Spanish)
Genre:Music
Published (Last):11 December 2013
Pages:368
PDF File Size:15.82 Mb
ePub File Size:19.78 Mb
ISBN:471-1-65736-709-2
Downloads:91111
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shabei



Achmad Shiddiq Disampaikan pada tanggal 25 Oktober dalam acara pertemuan rutin khusus keluarga setiap malam minggu legi. Pertemuan malam ini adalah pertemuan rutin tiap malam ahad legi bersamaan dengan hari kelahiranku, semua anak-anakku, mantuku yang ada di Jember sama berkumpul perlu mendengarkan atau berembug segala sesuatu yang menjadi kemaslahatan keluarga.

Keluarga yaitu anak cucunya Mbah Shiddiq. Sebab saya merasa bahwa ilmu agama saya sedikit sekali, kesempatan anak-anak saya belajar agama dari saya tidak banyak dan saya tidak punya peninggalan yang patut untuk dibuat pusaka atau warisan seperti misalnya amal-amal atau kelakuan atau akhlak atau tinggalan yang berupa kebagusan atau amal sholih, saya merasa tidak punya. Saya merasa, diantara saudara-saudara aku merasa paling bodoh bab agama. Karena saya tidak katek sempurna mondok.

Jadi saya merasa tidak ada yang dapat dapat dijadikan peninggalan. Setelah Gus Miek dawuh begitu, terharuku ya bercampur syukur, kalau itu memang dianggap warisan, sebab itu Dzikrul Ghofilin sebenarnya kepunyaan Kyai Hamid Pasuruan dan Gus Miek, saya cuma tukang menulis dan meracik atau mengumpulkan.

Untuk diketahui anak-anakku dan ini tidak perlu saya rahasiakan, bahwa sesungguhnya Dzikrul Ghofilin itu garapannya orang ketiga 3 tiga , ini supaya kamu mengerti yaitu : Gus Miek dan KH. Pertama saya ke Kyai setelah diberi ijazah membaca Fatehah kali dan Asmaul Husna lalu saya sowan kepada Gus Miek persis ketika Gus Miek berada di rumah Pak Marliyan comboran , disana rundingan sampai jam Sholawatnya Sholawat Munjiyat dari Gus Miek.

Selain itu dari usaha saya mengumpulkan dari berbagai sumber, itulah Dzikrul Ghofilin. Gus Miek sering kali menanyakan atau mengingatkan, itu Dzikrul Ghofilin apa disebut karangannya Bapak Achmad Shiddiq, ada yang menjawab tidak, disitu Cuma disebut katabahu dst. Jadi kalau disebut warisanku, yang sebenarnya saya Cuma ngepek jeneng atas nama bukan warisanku sendiri. Dzikrul itu warisan Kyai Hamid, Gus Miek dan aku sebagai perangkai, dan ini setelah dicetak, kemudian say bermimpi, oleh dapat Sirri rahasia lewat mimpi tersebut : Pertama dari Kyai Hamid dan dari Isyrat Kang Abdul Chalim Shiddiq, itu orang dua didalam kamar, dan say masuk perasaan saya begitu , malah Kyai Hamid itu itu tidak pake baju.

Terus Kang Chalim kok terus dawuh, Lha.. Setelah itu Kyai Hamid membuka kitab kecil, ya seperti kitab Dzikrul Ghofilin itu, kemudian dibaca didepanku dengan disaksikan Kang Chalim. Lagi saya bermimpi yang sangat jelas sekali setelah mengamalkan Dzikrul Ghofilin, yaitu Kyai Achmad Qusyairi Shiddiq, kakangku, didalam mimpi itu beliau nampak menjemput di pinggir pantai, dan saya sedang naik kapal akan mendarat, lalu saya turun dan dipapak disambut oleh Kang Kyai Qusyairi Shiddiq bersama dengan beberapa orang berjubah, semua seperti para Habib-Habib..

Kang Kyai Achmad Qusyairi itu berjalan lebih dulu, saya menyusul dibelakangnya. Saya tertinggal.. Lha itulah yang menambah saya semakin mantab, kalau Dzikrul Ghofilin ini mendapat izin dan restu dari Sholihin dan terbukti tidak dipromosikan dan tidak di propagandakan atau diberitahukan kepada orang-orang, banyak yang ikut gruduk..

Sampai hampir-hampir seperti gerakan Thoriqoh, padahal ini bukan thoriqoh tetapi wirid biasa. Dan yang lucu itu pernah terjadi disini.. Nafisah istri Kyai Hamid kepingin ijazah Dzikrul Gofilin pada sampeyan?! Jadi kalau Gus Miek dawuh bahwa Dzikrul Ghofilin warisanku untuk anak-anak dan kaum. Ya mudah-mudahan ini terus bisa lestari, dan kalau bisa ya..

JOMSOCIAL TUTORIAL PDF

Jantiko Mantab & Dzikrul Ghofilin

Achmad Shiddiq Disampaikan pada tanggal 25 Oktober dalam acara pertemuan rutin khusus keluarga setiap malam minggu legi. Pertemuan malam ini adalah pertemuan rutin tiap malam ahad legi bersamaan dengan hari kelahiranku, semua anak-anakku, mantuku yang ada di Jember sama berkumpul perlu mendengarkan atau berembug segala sesuatu yang menjadi kemaslahatan keluarga. Keluarga yaitu anak cucunya Mbah Shiddiq. Sebab saya merasa bahwa ilmu agama saya sedikit sekali, kesempatan anak-anak saya belajar agama dari saya tidak banyak dan saya tidak punya peninggalan yang patut untuk dibuat pusaka atau warisan seperti misalnya amal-amal atau kelakuan atau akhlak atau tinggalan yang berupa kebagusan atau amal sholih, saya merasa tidak punya. Saya merasa, diantara saudara-saudara aku merasa paling bodoh bab agama. Karena saya tidak katek sempurna mondok. Jadi saya merasa tidak ada yang dapat dapat dijadikan peninggalan.

CDA-9830 MANUAL PDF

DZIKRUL GHOFILIN

Lalu Gus Miek diperintahkan mendirikan wirit Aurot Lailiyah. Lailiyah itu dalam bahasa arab artinya dzikir di waktu malam. Awal Aurot Lailiyah, pertama kali jamaahnya tidak lebih dari 5 orang dan dipimpin langsung oleh Gus Miek dan berjalan sampai 5 tahun, lalu di teruskan oleh sahabat - sahabatnya, berjalan sampai tahun Aurot Lailiyah diganti namanya menjadi Dzikrul Ghofilin, dalam bahasa arab yang artinya dzikirnya orang-orang yang lupa maksudnya kita manusia ini yang senantiasa lupa pada Allah, lalu dengan dzikir ini ditekankan supaya ingat selalu kepada Allah dimanapun kita berada. Dahulu terjadi banyak pertentangan terhadap Dzikrul Ghofilin oleh para kyai besar, termasuk Kyai dari Lirboyo, Ponorogo, Jember, Jombang, Pasuruan, dll.

EN 10219-2 PDF

Alimasyhudi's Blog

Sekaligus sebagai pembelajaran miniatur kehidupan kita sehari-hari bahwa kita ini diciptakan oleh ALLOH didunia hanyalah untuk beribadah semata. Membaca Al Fatikhah seratus kali x adalah amalan-amalan atau wiridnya Al maghfurlah simbah Kyai H. Dan wiridnya beliau Al maghfurlah KH. Achmad Qusyairi pasuruan bin KH. Shiddiq Jember pengarang kitab Tanwirul Hija nadzomnya SafinatunNaja kitab ilmu Fiqh yang sangat terlaku sebagai pelajaran anak-anak kita di bumi jawa khususnya. Lalu oleh mbah KH.

EXERCICE VLSM CORRIG PDF

.

Related Articles