ASAS CABOTAGE PDF

Headlines , Ulasan Berita Views Jakarta, INSA — Kebijakan asas cabotage telah sukses menjaga kedaulatan negara dari aspek keamanan dan pertahanan sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Asas cabotage bermakna pada kedaulatan negara sovereign of the country terkait peran sektor transportasi laut dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara dari kemungkinan serangan oleh negara asing. Pelayaran nasional memiliki sejarah panjang dalam menjaga kedaulatan negara. Saat itu, berbagai jenis kapal niaga nasional dikerahkan untuk memobilisasi kekuatan. Menurut Undang-undang No.

Author:Mishura Dazil
Country:Dominican Republic
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):21 May 2013
Pages:261
PDF File Size:17.42 Mb
ePub File Size:1.74 Mb
ISBN:446-6-52330-353-9
Downloads:52591
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezigis



Headlines , Ulasan Berita Views Jakarta, INSA — Kebijakan asas cabotage telah sukses menjaga kedaulatan negara dari aspek keamanan dan pertahanan sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Asas cabotage bermakna pada kedaulatan negara sovereign of the country terkait peran sektor transportasi laut dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara dari kemungkinan serangan oleh negara asing.

Pelayaran nasional memiliki sejarah panjang dalam menjaga kedaulatan negara. Saat itu, berbagai jenis kapal niaga nasional dikerahkan untuk memobilisasi kekuatan. Menurut Undang-undang No. Armada pelayaran nasional memiliki kekuatan yang cukup besar dalam menjaga kedaulatan negara. Asas cabotage menegaskan angkutan laut dalam negeri menggunakan kapal berbendera merah putih, dan diawaki oleh awak berkebangsaan Indonesia.

Kebijakan ini tidak hanya diterapkan di Indonesia. Indonesia bukan satu-satunya negara yang memberlakukan asas cabotage, melainkan beberapa negara lain bahkan telah lebih dulu menerapkan asas cabotage seperti, Amerika Serikat, Brazil, Kanada, Jepang, India, China, Australia, Phillipina dan sebagainya.

Hasilnya, kebijakan pemerintah yang didukung peran pelaku usaha menjadikan industri pelayaran nasional terus mengalami pertumbuhan pesat hingga saat ini. Total kapasitas angkut meroket dari 5,67 juta GT pada menjadi 38,5 juta GT pada Hal ini juga seiring pertumbuhan jumlah perusahaan pelayaran nasional yang terus terjadi. Sekretaris Umum INSA Budhi Halim mengatakan, dengan kekuatan yang cukup besar, pelayaran nasional juga telah mampu melayani seluruh pendistribusian kargo domestik.

Pada , seluruh distribusi kargo domestik sudah terlayani oleh kapal nasional dari total kargo juta ton pada Pada pasal 56 disebutkan, pengembangan dan pengadaan armada angkutan perairan nasional dilakukan dalam rangka memberdayakan angkutan perairan nasional dan memperkuat industri perkapalan nasional yang dilakukan secara terpadu dengan dukungan semua sektor terkait. Pada pasal 57 menerangkan pemberdayaan industri angkutan perairan nasional sebagaimana dimaksud dalam pasal 56 wajib dilakukan oleh pemerintah dengan memberikan fasilitas pembiayaan dan perpajakan, memfasilitasi kemitraan kontrak jangka panjang antara pemilik barang dan pemilik kapal, dan memberikan jaminan ketersediaan bahan bakar minyak untuk angkutan di perairan.

Perkuatan industri perkapalan nasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 wajib dilakukan oleh Pemerintah dengan menetapkan kawasan industri perkapalan terpadu, mengembangkan pusat desain, penelitian, dan pengembangan industri kapal nasional, mengembangkan standardisasi dan komponen kapal dengan menggunakan sebanyak-banyaknya muatan lokal dan melakukan alih teknologi, mengembangkan industri bahan baku dan komponen kapal.

Berdasarkan hal itu, kata Budhi, setiap kebijakan yang dikeluarkan baik di tingkat pusat maupun daerah yang berkaitan dengan transportasi laut harus mengedepankan kebijakan asas cabotage, terutama yang terkait perbaikan iklim investasi ataupun kemudahan berbisnis.

Asas cabotage Selain telah memberikan dampak yang signifikan pada investasi di bidang pelayaran dan sektor terkait lainnya, juga menjadi penjaga kedaulatan negara. Ini yang perlu kita jaga bersama untuk Indonesia.

BARTOCCIONI TERAPIA 2006 PDF

Mengingat (lagi) asas cabotage

The privilege of carrying traffic between two ports in the same country. Cabotage Principle merupakan asas yang diakui di dalam hukum dan praktek pelayaran seluruh dunia serta merupakan penjelmaan kedaulatan suatu negara untuk mengurus dirinya sendiri, dalam hal ini pengangkutan dalam negeri darat, laut dan udara , sehingga tidak dapat begitu saja dianggap sebagai proteksi, yaitu perlindungan atau perlakuan istimewa yang kurang wajar bagi perusahaan domestik sehingga menimbulkan persaingan yang tidak sehat2. Perbandingan Amerika Serikat merupakan negara yang sangat protektif terhadap industri angkutan lautnya dengan memberlakukan cabotage principle secara ketat. Menurut ketentuan ini, hanya kapal bendera India yang dapat mengangkut muatan dari satu pelabuhan di India ke pelabuhan India lainnya. Namun, izin dapat diberikan ke kapal berbendera asing untuk mengangkut muatan antara pelabuhan India jika kapal berbendera India yang tidak tersedia4. Latar Belakang Indonesia tercatat pernah mengalami kejayaan di bidang transportasi laut pada tahun an setelah proses nasionalisasi sebuah perusahaan pelayaran Belanda, NV.

BIOLOGIJA CELIJE PDF

ASAS CABOTAGE PDF

Cabotage rights are the right of a company from one country to trade in another country. From Wikipedia, the free encyclopedia. Cabotage — Wikipedia Cabotage originally meant simply coasting tradefrom the French caboterto travel by the coast. In aviation, it is the right to operate within the domestic borders of another country. It originally applied to shipping along coastal routes, port to port, but now applies to aviationrailwaysand road transport as well.

CCNL CONFAPI PDF

Asas Cabotage di dalam Hukum Maritim Indonesia

.

THE LARAMIE PROJECT 10 YEARS LATER SCRIPT PDF

.

Related Articles