AKHLAKUL BANIN PDF

Dengan apa hati orang tua disenangkan oleh anak-anak mereka? Sekali-kali tidak, sesungguhnya yang paling menyenangkan dan menyejukkan hati mereka adalah bilamana melihat anak-anak mereka berpegang pada agama, taat dan patuh, mengena allah dan nabi mereka, mengenal hak-hak kebapakan dan kemanusiaan dan menunaikan kewajiban-kewajiban mereka terhadap setiap orang. Mereka mendapat memberi manfaat bagi diri mereka sebelum keluarga dan masyarakat mereka, kemudian hati orang tua merasa gembira melihat anak-anak mereka belajar dan berpendidikan serta memahami urusan-urusan dunia dan agama. Maka biasakanlah dirimu memiliki akhlak yang sejak masa kecilmu agar supaya menjadi watak dan tabia bagimu pada waktu engkau mengijak dewasa.

Author:Voodookazahn Zolocage
Country:Thailand
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):28 September 2008
Pages:169
PDF File Size:16.5 Mb
ePub File Size:3.18 Mb
ISBN:901-5-94079-358-1
Downloads:34228
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kira



Dengan apa hati orang tua disenangkan oleh anak-anak mereka? Sekali-kali tidak, sesungguhnya yang paling menyenangkan dan menyejukkan hati mereka adalah bilamana melihat anak-anak mereka berpegang pada agama, taat dan patuh, mengena allah dan nabi mereka, mengenal hak-hak kebapakan dan kemanusiaan dan menunaikan kewajiban-kewajiban mereka terhadap setiap orang.

Mereka mendapat memberi manfaat bagi diri mereka sebelum keluarga dan masyarakat mereka, kemudian hati orang tua merasa gembira melihat anak-anak mereka belajar dan berpendidikan serta memahami urusan-urusan dunia dan agama. Maka biasakanlah dirimu memiliki akhlak yang sejak masa kecilmu agar supaya menjadi watak dan tabia bagimu pada waktu engkau mengijak dewasa. Adalah berat melatih orang tua dan sulit mendidik orang yang sudah terbiasa.

Disini saya persembahkan kepadamu bagian ketiga dari buku bimbingan akhlak dengan harapan agar engkau membacanya dengan baik dan berkemaun tulus untuk mengandalkan isinya sebagaimana anda lakukan dengan jilid pertama dan kedua dari buku ini. Dengan demikian, insya allah akan terdidik akhlakmu menjadi baik penghidupanmu dan selamatlah engkau dari fitnah zaman dan pembantu — pembantu syaitan serta memperoleh keridhaan ar rahman allah yang maha penyayang.

Hanya kepada allahlah kita meminta pertolongan. Pengarang Al ustadz umar bin ahmad baradja Macam-macam adab 1 Adab pada waktu berjalan Sesungguhnya berjalan itu mempunyai adab-adab wahai anak tercinta yang harus engkau amalkan agar engkau selamat dari gangguan dan hidup terhormat diantara masyarakat : 1.

Ya allah, aku berlindung kepadamu agar tidak tersesat atau disesatkan orang, atau tergelincir ataupun di gelincirkan orang, atau berbuat aniaya ataupun dianiaya orang, atau tidak menghiraukan ataupun tidak dihiraukan orang atau menganiaya ataupun dianiaya orang. Karena kakimu sebagaimana anggota-anggotamu yang lain adalah amanat padamu yang akan bersaksi atas dirimu terhadap amal-amalmu itu pada hari kiamat.

Hendaklah engkau tidak berjalan dengan memakai satu sandal. Sesungguhnya allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan suka membanggakan diri. Hendaklah engkau tidak berlenggang kekanan dan kekiri. Janganlah mengayunkan kedua tanganmu dengan sombong dan bangga. Dalam hadits : Nabi SAW melihat kepada abi dujanah yang berjalan dengan sombong di antara dua pasukan di uhud.

Hendaklah engkau tidak menoleh tanpa keperluan atau bergerak dengan gerakan-gerakan yang tidak pantas, terutama apabila terdapat keserupaan dengan perempuan. Rasulullah SAW telah melarang orang laki-laki menyerupai perempuan dan orang perempuan menyerupai laki-laki. Janganlah memandang jendela-jendela dengan sengaja dan juga pintu-pintu atau wajah-wajah dari orang-orang yang berjalan dan berkendaraan, khususnya para wanita yang bukan muhrimnya, karena memandang mereka adalah haram, sebab bisa menanamkan syahwat didalam hati dan menimbulkan pikiran-pikiran yang buruk, kemudian melakukan maksiat zina yang termasuk dalam dosa-dosa besar.

Semoga allah melindungi kita darinya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Janganlah engkau berjalan di antara dua perempuan.

Disebutkan dalam hadits larangan melakukan itu karena khawatir orang laki-laki menyentuh perempuan yang bukan muhrimnya atau memandang kepadanya. Karena kerusakan hubungan diantara sesamamu itulah yang menjadi pencukur. Aku tidak mengatakan ia mencukur rambut, tetapi mencukur membinasakan agama. Apabila engkau tidak sanggup, maka jauhilah mereka dan jangan ikut serta bersama mereka atau menyaksikan mereka. Penyair berkata : Dengan setiap perkataan yang buruk Dan aku tidak ingin menjawab Ia menambah kebodohan Seperti kayu gharu yang semakin Harum bila di bakar 6.

Hendaklah engkau memberi salam kepada orang yang engkau jumpai, walaupun engkau tidak mengnalnyaa. Hendaklah perjumpaanmu itu disertai dengan senyum. Jangan menyukai seseorang berjalan dibelakangmu dan jangan pula membenci seseorang berjalan didepanmu, karena itu adalah akhlak orang yang sombong. Hendaklah engkau berjalan disebelah kanan agar selamat dari bahaya kendaraan-kendaraan, dan menjauhi tempat-tempat yang menggelincirkan agar tidak tergelincir atau tempat yang penuh batu dan kotoran agar tidak tersandung atau menjadi kotor pakaianmu, dan janganlah engkau berjalan di jalanan yang sempit dan kotor walaupun lebih dekat dari tujuanmu.

Karena barangkali engkau mencium bau yang busuk disitu atau melihat pemandangan yang buruk. Terkadang manusia penuh sesak disitu sehingga mencengahmu untuk mencapai tujuanmu dengan cepat. Jangan pula berjalan di jalanan yang banyak orang berdesakan. Bilamana terpaksa melakukannya, maka jagalah apa-apa yang engkau miliki dari buku-buku dan uang supaya tidak hilang, hindarilah saling tabrakan.

Janganlah engkau berjalan sambil meletakkan kedua tanganmu di pinggangmu karena itu adalah perbuatan orang-orang yang sombong dan perbuatan iblis serta perbuatan kaum yahudi dalam sembayang mereka.

Janganlah engkau makan atau bernyanyi waktu berjalan, atau mengeraskan suaramu ataupun bersiul atau berdiri dijalanan hanya karena ingin tahu dan memandang sesuatu yang buka kepentinganmu atau mengganggu seseorang yang sedang berjalan. Semua itu bertentangan dengan adab pada waktu berjalan. Apabila engkau berjumpa dengan temanmu, maka jangan bergurau dengannya dan jangan menghentikannya kecuali untuk suatu keperluan.

Apabila engkau berjumpa dengan seseorang yang lemah, maka tolonglah dia. Apabila engkau bertemu dengan orang yang tersesat, maka bimbinglah dia atau bertemu dengan orang buta, maka tunjukkanlah jalan kepadanya atau tuntunlah dia ke tempat tujuannya. Lihatlah dulu kekanan dan kekiri agar engkau selamat dari bahaya. Tidak di perbolehkan engkau membuang hajat di tengah jalan sebagaimana dilakukan oleh orang yang tidak beradab sedikitpun dan tidak memperhatikan keselmatan umum.

Hal itu telah dilarang. Sebaliknya engkau dianjurkan menyingkirkan gangguan dari jalan. Dengan nama allah kami masuk dan dengan nama allah kami keluar dan kepada allah kami, bertawakkal. Maka apabila engkau duduk, haruslah engkau ikuti nasehat-nasehat ini : 1.

Duduklah dengan gaya yang baik, yaitu tegak dan tenang, tidak membegkokkan kepala atau badan dan tidak mngulurkan kedua kakimu, tidak membunyikan jari-jarimu dan tidak bermain atau mengaitkan sebagian jari-jari dengan sebagian lainnya atau mengunting kuku didepan orang-orang.

Apabila engkau duduk diatas kursi maka janganlah meletakkan baris yang satu diatas baris yang lain dan jangan mengerakkan kedua betismu. Engkau tidak boleh mengeraskan suaramu pada waktu bicara atau mempergunjingkan seseorang atau memakinya ataupun menyiarkan rahasianya. Celakalah dia, celakalah dia.

EL MATADRAGONES QUE TENIA EL CORAZON PESAROSO PDF

Kitab Akhlaqul Banin Jilid Pertama

Kewajiban anak terhadap allah SWT 3. Murid yang di cintai 4. Kewajiban anak terhadap nabinya saw 5. Mencintai kedua orang tua 8. Apa kewajibanmu terhadap ibu bapakmu 9. Kisah — kisah nyata Apa kewajibanmu terhadap saudara laki — laki dan perempuan

FORMOSO 2000 PROCEDIMIENTOS INDUSTRIALES PDF

Terjemah Kitab Ahlaqul Banin juz 1

Seorang anak yang berahlaq menghormati kedua orang tuanya, dan saudara-saudaranya yang besar, dan semua orang yang lebih dewasa darinya, dan menyayangi saudara-saudaranya yang lebih kecil, dan juga semua orang yang lebih kecil darinya. Dan jujur dalam bicaranya, rendah hati kepada orang lain, sabar atas penyakit, tidak memusuhi anak-anak yang lain, tidak bertengkar bersama mereka, tidak meninggikan suaranya berteriak apabila ia bicara atau tertawa. Baik umum maupun spesialis, guru adalah orang tua di sekolah, di pengajian yang memberikan arahan kepada kita agar mempunyai kecerdasan intelektual, bahkan ketulusannya menjadi jaminan masa depan kita. Menghormati saudara baik yang lebih tua maupun yang lebih mudah, serta semua orang yang juga menjadi bagian dari lingkungan kehidupan kita, yang nantinya akan mendidik secara alamiah kecerdasan emosional kita, Jujur menjadi sifat utama Rasulullah yang harus menjadi contoh kita dalam pergaulan, rendah hati merupakan sifat utama yang akan memancing banyak orang bersimpati, adapun kesabaran membuat kita lebih tahan hidup dalam keadaan stabil lebih lama, jauh dari stres dan jauh dari putus asa sebab kesabaran merupakan kunci kuberhasil dalam menginginkan sesuatu. Menjaga persahabatan jauh lebih penting dari pada mencari teman, sebab sahabat yang simpati karena kebaikan kita akan menjadi promosi berjalan yang akan menyiarkan kebaikan kita, dengan demikian teman akan banyak datang dengan sendirinya, oleh karena itulah , hindari pertengkaran , dan jauhi sikap-sikap kita yang tidak disukai dalam pergaulan. Anak yang berakhlak juga tidak suka bersuara keras yang memekakkan telinga , baik dalam berbicara maupun dalam tertawa, karena suara bising akan mengganggu orang lain. Diposting oleh.

Related Articles